Kenapa orang baik cepet mati?

Kenapa orang baik cepet mati?
==========================

Ada yang berasumsi bahwa orang baik itu disayang tuhan, sehingga mereka cepat dimatikan agar tidak terkontaminasi oleh keburukan yang ada di bumi ini.

Jika asumsinya seperti itu, sama saja dengan menganggap tuhan sebagai pemulung. Barang yang masih bagus diambil, sedangkan yang sudah rusak dibuang. :)

Salah satu alasan mengapa mereka cepat mati adalah, karena orang2 baik itu seperti bahan baku unggulan, sebutlah seperti emas. Semua orang memperebutkannya, bahkan yang goib2 juga rebutan mereka.

Ada sekelompok orang yang suka menumbalkan orang lain dengan bantuan goib. Mereka kerjanya duduk2 di mall sambil mencari bahan baku unggulan yang mungkin lewat di depan mereka. Begitu ketemu bahan baku itu, mulailah diidentifikasi, misalnya dengan difoto dan diikuti untuk mencari alamatnya. Selanjutnya akan dilakukan ritual untuk mengubah bahan baku itu menjadi tumbal bagi kepentingan mereka.

Selain adanya potensi untuk dijadikan tumbal oleh manusia lain, orang2 yang baik juga berpotensi untuk dijadikan tumbal oleh para goib. Mereka rebutan dengan orang itu. Ada yang ingin mengambil jantungnya. Ada yang ingin mengambil otaknya. Ada yang ingin memakai jasadnya.

Jika anda bisa melihat alam goib, anda akan terkejut ketika melihat ada orang mengalami kecelakaan dan mati di tempat, mayatnya ternyata menjadi rebutan mahluk2 goib itu.

Tentu akan ada yang bertanya2, kenapa tuhan tidak melindungi orang2 baik itu? Jawabannya kembali kepada sifat kasih sayang tuhan. Yang namanya mengasihi semua mahluk, apapun yang diminta oleh siapapun pasti akan diijinkan. Mau minta yang baik ataupun minta yang buruk, pasti akan diijinkan.

Kalau mau bukti, kita bisa lihat fenomena santet sudah terjadi dimana2. Jangan berasumsi bahwa santet itu adalah perbuatan yang tidak diijinkan tuhan. Santet dan pekerjaan buruk lainnya itu diijinkan untuk terjadi, tetapi tidak diridhoi. Tidak diridhoi itu artinya akan ada konsekwensi hukuman terhadap perbuatan itu. Bahkan yang paling historis, setanpun diijinkan untuk mengganggu manusia walaupun tidak diridhoi. Dari beberapa referensi, disebutkan bahwa setan itu sebetulnya utusan tuhan yang mendapatkan tugas khusus untuk mengganggu manusia.

Soal apapun dongeng tentang setan yang tercantum dalam kitab, bisa anda kaji sendiri apa makna yang tersirat dari dongeng itu. Anda dilahirkan ke muka bumi ini untuk menggunakan akal dan melakukan trial and error. Akan menjadi terlalu mudah jika semua hal perlu diajarkan tuhan sejak awal. Anda yang harus mencarinya sendiri. Anda juga bisa renungkan mengapa di dunia ini bermunculan banyak agama. Kenapa tuhan tidak menciptakan cukup satu agama yang universal? Coba pikirkan kembali hal itu.

Oleh karena itu, jika anda ingin menjadi manusia yang baik2, yang terselamatkan, dan tidak mudah dijadikan tumbal oleh siapapun, perbanyaklah amal ibadah dan tingkatkan kemampuan spiritual anda dengan sering memohon kepada tuhan. Jangan beramal dan beribadah karena disuruh sesuai isi kitab. Semua itu adalah untuk kepentingan anda sendiri. Seperti makan dan minum karena kebutuhan, bukan karena disuruh. Terus lakukan introspeksi dan kontrol ego. Terus mohon perlindungan walaupun mungkin saat ini sudah nyaman dengan comfort zone anda. Semoga anda berbahagia lahir bathin dunia akhirat. (y)


Comments:
Normansyah Normansyah : " Anda dilahirkan ke muka bumi ini untuk menggunakan akal dan melakukan trial and error. Akan menjadi terlalu mudah jika semua hal perlu diajarkan tuhan sejak awal". Saya suka kalimat ini. Lagian Mas Klo tdak seprti itu Skenario Kiamat ga akan terjadi, Syarat terjadi Kiamat kan ketika sama sekali tidak ada orang baik (Beriman) dimuka Bumi. Yaaa... kayak d Film2 gitu, mulai dr kisah awal gimna hingga sampai klimaks / Ending nya
Herly Yanto : Asumsi yang terlalu personal dan imanen tentang Tuhan..

Tetapi yang ingin saya dalami soal keburukan yang diizinkan namun tak diridhoi. Tuhan mengizinkan keburukan dilakukan namun tak diridhoi..
Mula2 saya ingin mendudukkan darimana asal keburukan? Apakah keburukan diciptakan oleh Tuhan ataukah sebatas kemungkinan eksistensial?
Menjawab ini, semua penciptaan pada awalnya adalah baik. Bisa ular diciptakan untuk melindungi si ular. Tetapi setelah manusia mengganggu ular digigit kena bisanya, maka menjadi keburukan. Termasuk penciptaan jin pada awalnya juga baik.
Sampai disini, Tuhan tidak menciptakan keburukan. Keburukan tidak datang dari tuhan.
Kemungkinan kedua lebih mungkin yaitu keburukan adalah kemungkinan eksistensial (buruk karena karena kebaikan ditinggalkan) dan sifatnya horisontal, tidak vertikal. Orang yang digigit ular dan kena bisanya tadi buruk karena dia meninggalkan kebaikan misalnya yang mestinya istirahat..
Tetapi keburukan itupun sebatas scara horizontal, kalau ditarik secara vertikal itu menjadi kebaikan. Misalnya, dg digigit ular itu, maka si orang menjadi berhati2 menghadapi ular.
Jadi jika Tuhan tidak menciptakan keburukan dan secara vertikal tidak ada keburukan, berarti tuhan mengizinkan manusia melakukan keburukan menjadi tidak tepat. Artinya tak akan pernah ada izin untuk melakukan keburukan, karena dari sisi tuhan sendiri tidak ada keburukan. Sejauh ini yang saya pahami.
Normansyah Normansyah : Keburukan n Kebaikan kan Asumsi Manusia ja Mas, merasa Buruk karena ada sistem yg dirasa terganggu, dan begitu juga sebaliknya.
Herly Yanto : Normansyah Normansyah: betul... Keburukan tidak dari tuhan. Karenanya, tuhan mengizinkan manusia melakukan keburukan tidak menemukan konteksnya..
Yuni : Lalu keburukan datang dr mana? Ada dg sendirinya? Padahal sesuatu yg tdk diciptakan, tdk mungkin dihancurkan.

Jika tuhan hanya ada di satu sisi (dalam hal ini "kebaikan"), lalu dia menjadi kewalahan dg adanya si buruk??

Apakah TUHAN hanya sebatas pernyataan di atas? Bagaimana kita bisa membatasi TUHAN?
Sedangkan pemisahan baik dan buruk saja merupakan kesepakatan mayoritas.

Apakah ada hal yg mutlak baik dan mutlak buruk? Sepertinya semua relatif.
Tobush De Java : Heemm...akhirnya jadi status terpisah juga 😁😁😁
Gak mau ah jadi orang baik, ujian nya gak habis2 mas Lambang. Di dimensi ini selesai, lanjut lagi dimensi berikutnya...hadeehh...
Trus kapan bisa nyaman menikmati Lontong Balap dan Es Degan 😂😂😂
Ariyanto Ari : Mangganya mateng lagi mas Lambang hehehe
Ceng Mozak : Postingan yg ini bradah bikin betmen msh mudeng kleyeng kleyeng ora iso ngerti aduhhh
Ahmad Hendra Sutiawan : Atau bisa jadi orang yang baik memberikan rasa nyaman kepada sekitarnya sehingga waktu relatif terasa lebih singkat kebersamaannya.
Galuh Permana : "Semoga anda berbahagia lahir batin dunia akhirat. " trims mas lambang . Salam
Donny Ambarita : Kenapa orang baik cepat mati? Menurutku baik atau jahat itu sama saja matinya, ada yang cepat dan ada yang lama. Kenapa orang baik yang cepat mati yang jadi perhatian? Ya karena dia baik, kebaikannya tetap dikenang kalau dia mati. Orang akan merasakan kerinduan terhadap kebaikan si yang mati itu. Nah, kalau dia jahat, ya dibiarin aja, malah disyukurin mungkin. Haha. Kebaikan lebih diingat daripada kejahatan. Kita lebih butuh kebaikan daripada kejahatan.
Galuh Permana : Sepertinya sesuatu yang langka dan tak biasa, biasanya bernilai dan berharga dan diharapkan kepemilikannya.
Seandainya setiap tanah yang ada berupa emas atau permata, mungkin tak akan ada toko yang menjualnya.
Semoga teman2 semua diberikan kemudahan menjalankannya.
Aji Saputra : kalo orang ngocol jadi rebutan juga ga :p
Lambang Mahardhika : Semua bahasan tentang tuhan dan ketuhanan, selalu berbasiskan pada asumsi dan persepsi. Semuanya pasti selalu begitu. Yang membedakan masing2 asumsi adalah argumentasi yang mendukung asumsi dan persepsi itu.

Kalau argumentasinya pas, tidak cacat logika, ada kemungkinan masih bisa diterima oleh banyak orang, sambil menunggu ada orang lain yang bisa mematahkan argumentasi tersebut.

Acuannya tetap dari risalah yang disampaikan melalui kitab suci. Tidak pernah ada bahasan tentang ketuhanan yang tidak mengacu pada kitab suci. Kata "tuhan" (atau God, Allah, Yahweh) saja munculnya dari kitab. Jaman Ancient Egypt atau Ancient Greek, dua peradaban besar di masa lalu, siapa yang sudah mengenal kata "tuhan". Yang mereka kenal adalah dewa dan UFO.
Rhz Andhie : owh tumbal tu gitu tho. :) Jiwa Raganya Jadi rebutan. dan sepertinya Mas LM paham betul tentang tumbal. :)
Lambang Mahardhika : Ada referensi yang membuat saya lebih paham sedikit tentang hal itu. :)
Tantan Hardiansyah : Karena terlalu baik nyawapun dikasih wkwkwkwk
Lambang Mahardhika : Bagi yang ngga ngerti dunia goib, dan menganggap dunia goib itu dunia khayalan, kemudian mereka suka menghina atau nantang2in para dukun dan orang sakti, siap2 saja kalau anda dibalas dengan ditumbalkan. Ngga semua dukun itu baik dan murah hati. Dukun yang abal2 juga ada. Lebih baik menahan diri daripada ngga tahu apa2 tapi sok tahu dan nggedabrus doang. :v

Jangan berasumsi bahwa dengan kekuatan pikiran saja anda mampu bertahan terhadap serangan itu. Ada banyak level goib di alam sana. Kalau goib keroco ya nggga level. Tapi kalau goib yang berupa sinar putih, mungkin anda akan menduga itu adalah tuhan , malaikat atau goib suci. Belum tentu demikian. Tipu2 tidak hanya terjadi di alam nyata, di alam goib juga begitu. Anda akan tertipu dengan penampilan yang seolah2 bersih, cerah dan terang, padahal mereka berasal dari dunia kegelapan.
Normansyah Normansyah : Hmmm... Sy udah lama ga ngikutin Postingan Mas Lambang. Mulai dr Grup KFSM (mngkin ada 3 tahun jd member) hingga brteman sama Sampean, mulai berubah haluan kayaknya nih. Terlebih soal Ghaib-Ghaib dan Tuhan. Seprti nya Beliau dpat Hidayah nih. hehehe....
Normansyah Normansyah : Kayaknya Beliau ada ketemu sama Jibril nih.
Yuni : Iya bener. Akhir2 ini postingannya bawa2 hal yg rada2 sensitif. 😁
Normansyah Normansyah : Bukan, Efek Makan Jeruk itu
Lambang Mahardhika : Padahal belum tentu jeruk beneran yang dimakan. Siapa tahu hanya jeruk KW. :v
Yuni : Sepertinya efek tetangga sebelah 😁
Galuh Permana : Beriman, beramal, bersabar dan berdoa. Saya memahaminya kurang lebih seperti itu.
Seperti paket 4 sehat 5 sempurna, meski seringnya cuma nemu telor tempe dan tahu.
Memang kadang2 dibutuhkan perbaikan gizi juga. Hehe.
Trims mas Lambang Mahardhika. Salam
Raul Sekti Wijayanto : Tanya om Lambang Mahardhika ... itu para mahluk goib pada rebutan emangnya jasad / bagian dr tubuh si baik mau diapakan? Dimakan, dijadiin barang koleksi, atau apa om?
Lambang Mahardhika : Semua materi itu memiliki korelasi dengan enerji. Ada materi yang enerjinya tinggi, ada materi yang enerjinya rendah. Selain enerji yang berasal dari materi itu sendiri, ada juga enerji dari luar yang menyatu dalam materi itu.

itu yang menjelaskan mengapa keris sakti pada umumnya berasal dari bahan baku yang langka. Kenapa koq bukan cangkul atau sabit yang diberi wiridan atau ritual dan dijadikan pusaka?

Dalam tubuh manusia juga begitu. Jika tangan anda sering menolong dan memberi, tidak mustahil pada suatu saat tangan anda bisa menyembuhkan orang sakit walaupun anda tidak ngelmu apapun.

Kira2 begitu. Untuk kasus2 yang lain bisa diimajinasikan sendiri karena ada jutaan variasi di alam ini yang berbasiskan pada ribuan parameter yang mempengaruhinya.
Raul Sekti Wijayanto : Jadi untuk diambil enerjinya gitu ya om? Analoginya kayak para siluman yg ngebet banget makan daging biksu tong biar awet muda gitu?
Lambang Mahardhika : Nah kira2 begitu. Apa sih harapan tertinggi dari manusia dan para goib2 itu? Harapannya adalah kekal abadi, bahagia, tidak ada yang mengganggu dan ada pada level tertinggi. Tumbal2 itu digunakan untuk mencapai cita2 itu.

==== Sumber

0 Response to "Kenapa orang baik cepet mati?"

Post a Comment